Dalam misinya melakukan pengeboman di mana-mana, gembong teroris yang paling dicari polisi Noor Din M Top juga menikah di mana-mana. Ibarat sekali dayung, dua tiga pulau terlampauai. Berikut kisah cinta tiga gadis yang dinikahi penjahat asal Malaysia itu.
ARINA Rahma, guru taman kanak-kanak di Desa Pasuruhan, Kecamatan Binangun, Cilacap, Jawa Tengah, tiba-tiba jadi sorotan. Bersama ibu dan dua anaknya yang masih balita, ia diciduk pasukan Detasemen Khusus 88 Antiteror Markas Besar Polri, Senin lalu. Ini karena ia diduga menikah dengan Noor Din M Top, gembong teroris yang paling dicari polisi.
Semua tetangganya mungkin tidak menyangka laki-laki yang menikahi Arina secara siri tiga tahun lalu itu adalah buron yang berada di balik rangkaian pengeboman di Tanah Air. Arina dan suaminya adalah pasangan yang sangat tertutup. Mereka jarang bergaul. Bahkan orang-orang di sekitar rumahnya pun tidak tahu siapa nama sang suami.
Suami dan ayah Arina, Bahrudin Latif alias Baridin, menghilang setelah polisi menangkap tersangka teroris Saefudin Zuhry di Nusawungu, Cilacap, 21 Juni lalu. Menurut Kepala Desa Pasuruhan, Watim Suseno, Baridin pernah memperkenalkan menantunya kepada warga. Tapi Baridin tidak menjelaskan siapa menantunya tersebut. “Waktu ditanyai siapa menantunya, dia tidak menjawab,” kata Watim.
Jika benar suami Arina adalah Noor Din, 41 tahun, Arina adalah istri ketiga warga Malaysia yang sejak awal 2002 lari ke Indonesia itu. Pada awal petualangannya di negeri ini, Noor Din menikah dengan Siti Rahmah, adik Mohamad Rois, yang dipenjara karena terlibat pengeboman di depan kedutaan Australia di Jakarta pada 2004.
Noor Din pada 2004 sempat menetap di Kampung Pendekar Bahan, Bangko Kiri, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Saat itu dia ikut mertuanya, Rusdi. “Kami tahu Rusdi mertua Noor Din dari polisi. Ia jarang bergaul, diundang kenduri atau wirid tidak pernah datang,” tutur Sarni, ketua RT Sejak 2006, keluarga Rusdi pindah dari kampung itu dan tidak diketahui lagi keberadaannya.
Kisah percintaan Noor Din kembali terungkap setelah polisi menangkap Munfiatun alias Fitri, 32 tahun. Sarjana pertanian asal Jepara, Jawa Tengah, ini dinikahi Noor Din di Surabaya pada Juni 2004. Munfiatun, yang sering ditinggal pergi Noor Din, akhirnya dijatuhi hukuman tiga tahun karena menyembunyikan buron itu pada 2005. Ia mengaku tidak tahu bahwa suaminya adalah Noor Din karena saat menikah pria itu memakai nama Abdurrahman Aufi. (tic)
Kisah Semua Istri Noor Din M Top
Advertisement









